Skip to main content

Bersabarlah..

Yakobus 5:1-9, ayat pokok 5:7a
Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan!

Seringkali dalam kehidupan kita, kita menjadi pesimis. Sepertinya lebih sering terjadi hal-hal yang mengecewakan daripada yang kita harapkan. Akhirnya kita merasa tidak sabar dan berpikir bahwa apakah Tuhan menyertai saya ataukah Tuhan sudah melupakan saya.
Dalam kehidupan kekristenan, yang menjadi salah satu nilai penting adalah kesabaran. Kita harus menjadi orang yang sabar karena dengan kesabaran itu, kita akan hidup sesuai dengan rencana Tuhan. Terkadang memang jawaban Tuhan bagi kehidupan kita terasanya sangatlah lama. Namun kita patut mengingat bahwa waktu Tuhan dan waktu kita berbeda, Tuhan belum beracara karena Ia ingin membentuk kita terlebih dahulu.
Apakah saudara sekalian berada diposisi mana, posisi orang yang kurang sabar ataukah posisi orang yang sabar menanti rencana Tuhan terjadi dalam hidup anda? Renungkanlah firman ini dan mari kita mau belajar untuk menjadi orang yang sabar didalam segala hal, baik menanti jawaban Tuhan maupun mengalami kerasnya kehidupan ini.

Refleksi: Percayalah kepada Tuhan, bersabarlah selalu dalam menjalani hidup ini.

By Yosua L

Comments

Popular posts from this blog

Lirik lagu Rohani MENGIKUT YESUS - ONE WORSHIP GMS

Verse:
Smua karna AnugrahMu
Hari ini ada
Bukan karna kuatku
Namun karna RohMu

Pre chorus:
Kubawa hatiku, penyembahanku
Ku semakin berkurang Yesus semakin bertambah

Chorus:
Mengikut Yesus itulah kesukaan hatiku
Kulepas semua hak ku untuk mengenal kehendakNya di hidupku
Mengiring Yesus itulah kekuatan hidupku
Kuyakin anugerahnya mampu jadikanku hamba yang berkenan selalu.

Lirik Lagu Kurindu Sabda-Mu

Kurindu Sabda-Mu
Kurindu sabda-Mu, kurindu firman-Mu Firman Tuhan Yesus yang heran dan berkuasa Berfirmanlah Tuhan oleh kuasa Roh-Mu Kepada-Mu kami berserah
Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Rohul kudus urapi hamba-Mu Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Kurindu menikmati sabda-Mu

Ini aku Utuslah Aku

Yesaya 6: 1-13
Ap: Ayat 8 8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Teresa, "Ibu telah melayani kaum miskin di Kolkata, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi orang miskin yang terabaikan? Apakah Ibu tidak merasa gagal?" Ibu Teresa menjawab, "Anakku, aku tidak dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk setia ...."
Setiap pelayan Tuhan di mana pun dan dalam peran apa pun, tidak dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara. Pelayan Tuhan dipanggil untuk setia. Melakukan tugas pelayanannya dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Semampunya, bukan semaunya.

Nabi Yesaya adalah nabi yang sering di sebut sebagai nabi kekudusan. Pada zaman itu, kerajaan israel sangat makmur…