Skip to main content

Hidup Bahagia Didalam Tuhan

Kolose 3:1-25. ayat pokok 3:13

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Banyak sekali orang sengsara saat ini, menurut saya orang sengsara tersebut disebabkan karena dia tidak tahu bagaimana menikmati kasih karunia yang telah Tuhan berikan kepada kita. Nah bagaimana kita dapat hidup bahagia dan menikmati kasih karunia Tuhan? Pertama, Menghargai pemberian Tuhan, kenapa kita harus menghargai pemberian Tuhan? Bagaimana kita dapat bahagia jika bersungut-sungut kepada Tuhan, semua itu pasti ada rencana Tuhan didalamnya.

Kedua, Mengampuni. Karena kebencian membuat kita tidak dapat melanjutkan hidup kita karena kita akan terpaku pada kebencian itu. Kebencian menimbulkan kepahitan dan kepahitan akan menimbulkan kesengsaraan (akhir dari kebencian selalu Tragis.). Ada pepatah mengatakan bahwa Seorang yang tidak mengampuni orang yang melukai dirinya sama seperti seseorang yang meminum racun. Artinya saat kita terluka dan tidak dapat mengampuninya, kita sendiri yang akan hancur. Terkadang kita berat untuk mengampuni orang yang bersalah pada kita, datanglah pada Tuhan maka ia akan membantu kita untuk mengampuni orang tersebut. Sadari bahwa kebencian, dendam dsb tersebut menutup pintu untuk kita mempunyai hubungan yg lebih dalam dengan Tuhan.

Refleksi: Mensyukuri dan mengampuni akan membuat kita hidup bahagia didalam Tuhan.

By Elyn T

Comments

Popular posts from this blog

Lirik lagu Rohani MENGIKUT YESUS - ONE WORSHIP GMS

Verse:
Smua karna AnugrahMu
Hari ini ada
Bukan karna kuatku
Namun karna RohMu

Pre chorus:
Kubawa hatiku, penyembahanku
Ku semakin berkurang Yesus semakin bertambah

Chorus:
Mengikut Yesus itulah kesukaan hatiku
Kulepas semua hak ku untuk mengenal kehendakNya di hidupku
Mengiring Yesus itulah kekuatan hidupku
Kuyakin anugerahnya mampu jadikanku hamba yang berkenan selalu.

Lirik Lagu Kurindu Sabda-Mu

Kurindu Sabda-Mu
Kurindu sabda-Mu, kurindu firman-Mu Firman Tuhan Yesus yang heran dan berkuasa Berfirmanlah Tuhan oleh kuasa Roh-Mu Kepada-Mu kami berserah
Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Rohul kudus urapi hamba-Mu Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Kurindu menikmati sabda-Mu

Ini aku Utuslah Aku

Yesaya 6: 1-13
Ap: Ayat 8 8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Teresa, "Ibu telah melayani kaum miskin di Kolkata, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi orang miskin yang terabaikan? Apakah Ibu tidak merasa gagal?" Ibu Teresa menjawab, "Anakku, aku tidak dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk setia ...."
Setiap pelayan Tuhan di mana pun dan dalam peran apa pun, tidak dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara. Pelayan Tuhan dipanggil untuk setia. Melakukan tugas pelayanannya dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Semampunya, bukan semaunya.

Nabi Yesaya adalah nabi yang sering di sebut sebagai nabi kekudusan. Pada zaman itu, kerajaan israel sangat makmur…