Skip to main content

Jangan Melihat Status..

Yakobus 2:1-11, ayat pokok 2:1
Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.
Saat ini, dalam kehidupan kita, kita sedang dilanda oleh demam Facebook. Bahkan kalau Mbah Surip masih hidup mungkin ia akan menuliskan sebuah lagu yang menceritakan mengenai facebook. Facebook menyediakan fitur yang memudahkan kita untuk menuliskan apakah keadaan kita saat ini. Dengan mudahnya kita dapat mengubah status kita dan otomatis semua orang di belahan bumi ini akan mengetahuinya saat itu juga.
Status, hari ini kita mau menitik beratkan renungan kita pada status. Yakobus dalam Firman Tuhan hari ini cukup jelas menjelaskan kepada kita bahwa janganlah kita memandang orang hanya karena status sosialnya. Jika kita melihat orang hanya karena status tersebut, berarti kita sedang melakukan pengkotak-kotakan. Apakah Tuhan membeda-bedakan seseorang hanya karena dia memiliki kekayaan atau ketampanan? Tidak kan!
Sudahkah kita melihat seseorang bukan dari tampang atau kekayaannya? Tuhan maha pengasih dan Ia mengasihi kita yang hina ini.
Mari hari ini first people, kita mau belajar untuk melihat orang lain bukan berdasarkan statusnya, namun kita mau memandang semua orang sama dan layak untuk menerima kasih karunia itu.

Refleksi: Lihatlah siapapun dengan penuh kasih, karena kasih tidak terbataskan oleh status seseorang.

By Yosua Lapudooh

Comments

Popular posts from this blog

Lirik lagu Rohani MENGIKUT YESUS - ONE WORSHIP GMS

Verse:
Smua karna AnugrahMu
Hari ini ada
Bukan karna kuatku
Namun karna RohMu

Pre chorus:
Kubawa hatiku, penyembahanku
Ku semakin berkurang Yesus semakin bertambah

Chorus:
Mengikut Yesus itulah kesukaan hatiku
Kulepas semua hak ku untuk mengenal kehendakNya di hidupku
Mengiring Yesus itulah kekuatan hidupku
Kuyakin anugerahnya mampu jadikanku hamba yang berkenan selalu.

Lirik Lagu Kurindu Sabda-Mu

Kurindu Sabda-Mu
Kurindu sabda-Mu, kurindu firman-Mu Firman Tuhan Yesus yang heran dan berkuasa Berfirmanlah Tuhan oleh kuasa Roh-Mu Kepada-Mu kami berserah
Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Rohul kudus urapi hamba-Mu Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Kurindu menikmati sabda-Mu

Ini aku Utuslah Aku

Yesaya 6: 1-13
Ap: Ayat 8 8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Teresa, "Ibu telah melayani kaum miskin di Kolkata, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi orang miskin yang terabaikan? Apakah Ibu tidak merasa gagal?" Ibu Teresa menjawab, "Anakku, aku tidak dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk setia ...."
Setiap pelayan Tuhan di mana pun dan dalam peran apa pun, tidak dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara. Pelayan Tuhan dipanggil untuk setia. Melakukan tugas pelayanannya dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Semampunya, bukan semaunya.

Nabi Yesaya adalah nabi yang sering di sebut sebagai nabi kekudusan. Pada zaman itu, kerajaan israel sangat makmur…