Skip to main content

Pantaskah aku menilaimu?

Roma 3 :9-31 Ayat pokok 3: 10
seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.

Manusia adalah makhuk berdosa dan tak ada satupun yang benar. Seringkali manusia memasang standart dalam penialaianya satu dengan yang lain, pada hal secara umum setiap standar yang dipasang itu, sebenarnya bukan hanya pada orang yang dituju saja, melainkan kepada setiap orang yang mengeluarkan standart tersebut.
Banyak orang Kristen yang saling menuding dengan mengatakan gereja A atau B itu sesat, atau menyatakan gerejanya yang paling benar. Sedangkan kita mesti mengetahui, siapa yang memiliki hak untuk memberikan jaminan bahwa siapa benar? Apakah manusia itu sendiri?
Seharusnya kita sadar bahwa kita semua berada pada status yang sama yaitu orang berdosa! Dan hanya oleh kasih karunia kita sama-sama diselamatkan entah dari golongan A, B atau C.
Jadi kta tidak berhak dalam menilai bahkan sampai menghakimi orang lain!

Menjadi benar? Bukan!! Melainkan dibenarkan

Refleksi: Ajar aku ya Tuhan untuk tidak memandang sesamaku dengan sebelah mata!

By Erich H

Comments

Popular posts from this blog

Lirik lagu Rohani MENGIKUT YESUS - ONE WORSHIP GMS

Verse:
Smua karna AnugrahMu
Hari ini ada
Bukan karna kuatku
Namun karna RohMu

Pre chorus:
Kubawa hatiku, penyembahanku
Ku semakin berkurang Yesus semakin bertambah

Chorus:
Mengikut Yesus itulah kesukaan hatiku
Kulepas semua hak ku untuk mengenal kehendakNya di hidupku
Mengiring Yesus itulah kekuatan hidupku
Kuyakin anugerahnya mampu jadikanku hamba yang berkenan selalu.

Lirik Lagu Kurindu Sabda-Mu

Kurindu Sabda-Mu
Kurindu sabda-Mu, kurindu firman-Mu Firman Tuhan Yesus yang heran dan berkuasa Berfirmanlah Tuhan oleh kuasa Roh-Mu Kepada-Mu kami berserah
Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Rohul kudus urapi hamba-Mu Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Kurindu menikmati sabda-Mu

Ini aku Utuslah Aku

Yesaya 6: 1-13
Ap: Ayat 8 8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Teresa, "Ibu telah melayani kaum miskin di Kolkata, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi orang miskin yang terabaikan? Apakah Ibu tidak merasa gagal?" Ibu Teresa menjawab, "Anakku, aku tidak dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk setia ...."
Setiap pelayan Tuhan di mana pun dan dalam peran apa pun, tidak dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara. Pelayan Tuhan dipanggil untuk setia. Melakukan tugas pelayanannya dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Semampunya, bukan semaunya.

Nabi Yesaya adalah nabi yang sering di sebut sebagai nabi kekudusan. Pada zaman itu, kerajaan israel sangat makmur…