Skip to main content

Rendah Hati..

Yakobus 4:1-10 ayat pokok 4:10
Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
Rendah hati berbeda dengan rendah diri, sebagai umat kristiani. Kita haruslah mencerminkan kerendahan hati tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita, seperti yang Rasul Paulus katakan dalam Efesus 4:2: “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu”.
Yakobus, melalui firman hari ini ingin mengajarkan kepada kita bahwa janganlah kita iri, saling bertengkar satu dengan yang lainnya karena ada selisih pendapat, melainkan kita mau datang pada Tuhan dengan kerendahan hati kita agar Allah sendiri yang akan meninggikan kita. Bukan manusia yang meninggikan kita, patut diingat bahwa standar penilaian kita buka dari manusia tapi standar kita adalah Tuhan.
Maka, berbaliklah dengan kerendahan hati kepada Tuhan sang Juru Selamat kita agar kita yang sekiranya selalu meninggikan diri kita dapat diampuni dan beroleh Kasih Karunia dari Tuhan.
Bersediakah saudara sekalian untuk hari ini mau mengambil komitment agar hidup dengan kerendahan hati. Renungkanlah Firman ini dan berdoalah agar Tuhan memimpin kita menjadi orang yang rendah hati.

Refleksi: Marilah dengan rendah hati kita mau datang pada Yesus Kristus.

By Yosua L

Comments

Popular posts from this blog

Lirik lagu Rohani MENGIKUT YESUS - ONE WORSHIP GMS

Verse:
Smua karna AnugrahMu
Hari ini ada
Bukan karna kuatku
Namun karna RohMu

Pre chorus:
Kubawa hatiku, penyembahanku
Ku semakin berkurang Yesus semakin bertambah

Chorus:
Mengikut Yesus itulah kesukaan hatiku
Kulepas semua hak ku untuk mengenal kehendakNya di hidupku
Mengiring Yesus itulah kekuatan hidupku
Kuyakin anugerahnya mampu jadikanku hamba yang berkenan selalu.

Lirik Lagu Kurindu Sabda-Mu

Kurindu Sabda-Mu
Kurindu sabda-Mu, kurindu firman-Mu Firman Tuhan Yesus yang heran dan berkuasa Berfirmanlah Tuhan oleh kuasa Roh-Mu Kepada-Mu kami berserah
Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Rohul kudus urapi hamba-Mu Berfirmanlah, berfirmanlah Tuhan Kurindu menikmati sabda-Mu

Ini aku Utuslah Aku

Yesaya 6: 1-13
Ap: Ayat 8 8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"


Suatu kali seseorang bertanya kepada Ibu Teresa, "Ibu telah melayani kaum miskin di Kolkata, India. Tetapi, tahukah Ibu, bahwa masih ada jauh lebih banyak lagi orang miskin yang terabaikan? Apakah Ibu tidak merasa gagal?" Ibu Teresa menjawab, "Anakku, aku tidak dipanggil untuk berhasil, tetapi aku dipanggil untuk setia ...."
Setiap pelayan Tuhan di mana pun dan dalam peran apa pun, tidak dipanggil untuk berhasil. Sebab jika panggilannya adalah keberhasilan, ia akan sangat riskan jatuh pada kesombongan atau penghalalan segala cara. Pelayan Tuhan dipanggil untuk setia. Melakukan tugas pelayanannya dengan penuh komitmen dan tanggung jawab. Semampunya, bukan semaunya.

Nabi Yesaya adalah nabi yang sering di sebut sebagai nabi kekudusan. Pada zaman itu, kerajaan israel sangat makmur…