Renungan Harian: Segala Sesuatu Terjadi Atas Seijin Dia

 


Kejadian 31 : 1 - 2

Kedengaranlah kepada Yakub anak-anak Laban berkata demikian, Yakub telah mengambil segala harta milik ayah kita dan dari harta itulah ia membangun segala kekayaannya. Lagi kelihatan kepada Yakub dari muka Laban, bahwa Laban tidak lagi seperti yang sudah-sudah kepadanya.

A

walnya Laban dengan senang hati menerima kehadiran Yakub. Labanpun menjadi orang yang diberkati karena Yakub. Kambing dombanya aman dalam penjagaan Yakub serta jumlahnya berlipat ganda banyaknya. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, keadaan Labanpun mulai berubah. Rasa cemburu, iri hati dan dengki mulai kelihatan dari raut wajahnya. Hal ini disebabkan karena Yakub menjadi orang yang lebih diberkati. Ia memiliki banyak harta benda, yang bersumber dari upahnya menggembalakan kambing domba Laban.

Seperti inilah sifat manusia, iri hati, serakah, dan tidak pernah merasa puas dengan harta sebanyak apapun. Dan betapa manusia juga begitu sulit menerima kelebihan orang lain. Karena itu kita semua perlu membuang nafsu keserakahan. Dengan begitu barulah kita akan bisa bersyukur dengan apa yang dimiliki dan merasa cukup, serta mampu mengakui kelebihan orang lain. Dengan itu juga kita bisa senang hati dan ucapan syukur memberi persembahan.           

Apa yang dialami Yakub di negeri asing tempat pelariannya ini adalah sesuatu yang menyakitkan. Selain Laban yang telah berubah, ia juga difitnah anak-anaknya. Namun semua ini terjadi atas seijin Tuhan. Melalui semua keadaan ini Tuhan mau membentuk dia menjadi manusia Allah, yang mengenal Allah. Inilah awal bagi dia untuk bangkit dan pergi menuju tanah Kanaan, di mana Tuhan akan membentuk dia menjadi sebuah bangsa yang besar, di mana melaluinya bangsa-bangsa akan mendapat berkat.

           

Refleksi : Dalam semua keadaan Tuhan bekerja untuk mendatangkan kebaikan.

Comments

Popular Posts